Bio Septic Tank

Bio Septic Tank adalah sistem pengolahan limbah domestik modern berbasis teknologi biologis. Menggunakan media biofilter + bakteri pengurai untuk menguraikan kotoran manusia (tinja) menjadi air limbah yang jauh lebih bersih, tidak berbau, dan ramah lingkungan.

Berbeda dengan septic tank biasa atau beton yang hanya menampung limbah hingga penuh, sering meluap, bocor, dan mencemari air tanah serta sungai dengan bakteri E. coli serta nutrien berbahaya, Bio Septic Tank terus memproses limbah secara aktif dengan media biofilter + bakteri pengurai sehingga limbah tinja yang masuk terurai menjadi cairan, dan keluarnya air sudah bersih dan tidak bau sehingga aman langsung dialirkan ke selokan atau resapan tanpa merusak lingkungan.

Apa Itu Bio Septic Tank ?

Keunggulan Bio Septic Tank

Berikut adalah keunggulan sistem bio septic tank : 

  1. Ramah Lingkungan

    Air keluar tidak mencemari lingkungan, air bisa langsung dibuang ke selokan tanpa perlu membuat resapan.

  2. Pemasangan yang mudah dan efisien

    Proses pemasangan sangat sedrhana dan tidak rumit. Tangki ringan sehingga bisa dipasang dengan cepat tanpa alat berat, cocok untuk berbagai jenis lahan dan lokasi sekalipun lahan yang terbatas (sempit).

  3. Operasional tanpa menggunakan listrik (sistem anaerob)

    Sistem ini murni anaerob, sehingga tidak memerlukan listrik sama sekali untuk beroperasi. Hemat energi, ramah lingkungan, dan sangat cocok untuk yang tidak ingin tambahan biaya listrik.

  4. Body tangki yang kuat dan kokoh 

    Dibuat dari material berkualitas tinggi yang memiliki ketahanan struktural tinggi, mampu menahan tekanan tanah dan beban eksternal dengan baik, serta tahan terhadap risiko kebocoran.

  5. Dilengkapi dengan sistem ganda berbasis septic biotechnology dan biofilterisasi

    Dilengkapi dengan sistem ganda berbasis bioteknologi septic dan proses biofilterisasi, yang bekerja secara sinergis untuk mengoptimalkan penguraian limbah secara biologis.

  6. Tidak memerlukan perawatan khusus serta bebas dari proses sedot tinja (anti sedot WC)
    Proses pengolahan biologis yang efisien menghasilkan akumulasi lumpur yang sangat minim, sehingga tidak diperlukan sedot WC secara rutin dan perawatan tetap sederhana.

  7. Tangki memiliki daya tahan struktural hingga puluhan tahun

    Material tangki yang premium memberikan ketahanan jangka panjang hingga puluhan tahun, menjadikannya investasi yang awet dan andal.

Butuh Septic Tank Bio Untuk Proyek Anda?
Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis dan penawaran harga terbaik.
Kami melayani custom ukuran dari kecil hingga kapasitas industri besar di seluruh Inonesia

Konsultasi & Survey Lokasi Gratis.
Klik WA Sekarang !

Bagas Kogan   : 

Admin              : 

Alur Proses Bio Septic Tank

Berikut adalah proses sistem bio septic tank : 

  1. Limbah tinja memasuki sistem pengolahan melalui closet (WC)

  2. Limbah tinja kemudian dialirkan menuju unit penghancur (media penghancur).

  3. Di dalam unit tersebut, limbah mengalami proses penguraian secara biologis oleh bakteri pengurai.

  4. Melalui aktivitas bakteri pengurai, limbah padat secara bertahap terdekomposisi dan berubah menjadi bentuk cair.

  5. Limbah yang telah menjadi cair selanjutnya mengalir ke biofilter untuk proses penyaringan dan pemurnian lebih lanjut sebelum menuju pipa outlet.

  6. Setelah melalui biofilter, limbah cair telah berubah menjadi cairan yang relatif bening.

  7. Cairan bening tersebut kemudian melewati pipa tablet disinfektan yang berfungsi untuk membunuh kuman dan mikroorganisme berbahaya serta membantu proses penjernihan akhir.

  8. Hasil akhir dari proses pengolahan adalah cairan yang telah ramah lingkungan dan aman untuk dibuang.